Rabu, 21 Maret 2018

Cinta masa itu


AKU, KAMU, DAN KITA
Aku…
Aku Fitry hadir dari keluarga yang sederhana, penuh dengan kasih sayang dan kebahagiaan. Ada 2 sosok yang paling berharga dalam hidup ku, yaitu kedua orang tuaku,,, yang aku panggil sebagai mama dan tetta. Aku anak ke 2 dari 4 bersaudara, dari dulu aku paling suka menghayal dan memimpi kan hal-hal yang aku ingin gapai dimasa depan dan kadang aku memimpikan hal-hal yang membuat ku nyaman dalam menjalani hari-hariku. Sebuah harapan muncul dalam mimpi tersebut yang kadang ku anggap seperti nyata!!!,,,
Hari demi hari ku lalui,,,
Meninggalkan orang tua, saudara dan teman-teman, itu ku lakukan demi study ku yang berada pada tempat berbeda dengan tempat tinggalku. Aku tinggal di Makassar selama aku lahir hingga aku tamat SMK, dan sekarang aku melanjutkan study ku di perguruan tinggi politeknik pertanian negeri pangkep  yang berada di mandalle kab. Pangkep…
Pengalaman pertama yang aku jalani tanpa mereka keluarga ku. . .
“jren, jren, jren…”!!!!..................
Alarm membangunkan ku dari mimpi indah ku,,, segera ku beranjak dari tempat tidur, bergegas mandi dan siap-siap  ke kampus. Aku sekarang berada pada semester 4,,, yang katanya semester 4 itu nggak terlalu muluk-muluk untuk di jalanin. Yah,,, bgtulah ucapan dari senior yang telah mengalami semester 4 ini… ku jalani setiap langkah kaki yang mengarahkan ku untuk tetap melangkah maju. Aku menikmati setiap apa yang aku dapatkan dan aku lalui yang tinggal jauh dari orang tua ku.
Akupun meninggalkan asrama dan menuju ke kampus tercinta dan ku katakan SELAMAT PAGI J pada DUNIA ku…ku nikmati setiap langkahku dan ku pandang setiap sudut kampus…
. selamat pagi!!! ”aku kaget,,, spontan ku terdiam dan merajuk risih kepadanya”.
. ahhh, april. Bikin kaget ajah!.” Dia teman ku,yang aku kenal sejak semester awal sampai sekarang ialah teman baik ku april. April sosok yang perhatian, inisiatif dan humoris, dia juga pandai dalam mata kuliah”.
. iya deh,,, sorry J
. pril makan yuk,,, lapar ni!!! “ucapanku dengan nada manja”
. ok deh,,,” kami berjalan bersama, tiap di kampus kami selalu berdua, masuk kuliah bareng, makan bareng kadang masuk ke wc pun bareng J … hahahaha”.
. makan apa fit???
. seperti biasa aja pril,,, “sambil memesan makanan untuk kami berdua”
Aku mendengar music sambil membaca cerpen tepat dimeja makan sambil menunggu april. Aku senang baca cerpen dan menulis cerpen hasil rangkaian kata-kata yang ku balut dan kususun dengan rapi.
Menikmati makanan sambil sesekali kami bercerita tentang cowo yang mampu menarik perhatian april. “april mempunyai cowo yang dari SMA dia pacari sampai sekarang. Namanya doni,,, doni sosok yang paling membuat april terkagum sampai saat ini”. Mereka langgeng,,, ya,,, senang sih liat teman senang…. Hah lupakan itu kisah mereka,,, !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Setelah makan, kami bergegas masuk kelas! Ohhh iya,,, kelas kami itu nggak seperti kelas pada umumnya yang berisikan kursi yang tersusun rapi. Kelas kami susunan meja dan kursinya itu saling berhadapan, jadi sangat jelas kalau kami dapat memandang satu sama lain.
Aku duduk bersebelahan dengan april.
. fit??? “ sapanya”.
. iya,,,”sapaan dari cowo yang aku kenal dari semester awal yang bernama putra”.
. kamu punya tugas yang kemarin??? “berbicara sambil memandangku sejenak”.
. iya, kenapa??? “nada sok bingung”.
. aku boleh liat??? “berbicara dengan nada pelan, pandangan seola-ola bukan aku yang dia temani bicara”.
Aku heran mengapa dia tidak ingin menatap ku??? Pertanyaan itu sering muncul dalam benak ku. Ku bertanya pada diri sendiri. Entah??? Aku sendiripun bingung.
. boleh,,, ni!!!”kuserahkan sambil ku tatap dia, yang mengalihkan pandangannya dariku dan bergegas pergi dari hadapanku”.
Setelah proses pembelajaran selesai. Aku langsung pulang ke asrama dan melakukan aktivitas seperti biasa aku lakukan.
Aku terdiam, sambil melamun dan memikirkan sikap dia yang berubah begitu cepat. Kenapa, mengapa, bagaimana???
… kenapa dia???
… mengapa dia???
… bagaimana dia???
Itu yang selalu aku tanyakan pada diri sendiri!!!.
Dulu kami begitu dekat, saling menyapa, bercanda dan berbagi cerita. Tak ada namanya malu saling menatap. Tapi,,, entah semua telah berbeda!!! Dia seakan jauh, jauh dari sudut pandang ku……………………….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Handpone ku bergetar menandakan ada pesan yang masuk. “serentak  lamunan dan segala pertanyaan dalam benak ku hilang”.
Ku ambil handpone ku yang terletak di atas tempat tidur,,, “ku harap itu pesan dari dia,,, semoga ,,, semoga,,, semoga dia”.  kemudian ku buka pesan secara perlahan dan kubaca…….
Ternyata dari TELKOMSEL… ahhh bodohnya aku yang berharap pesan itu darinya. J L 
Cinta,,,
Entah??? Sekedar suka atau kagum, aku bingung :/ !!! ada saat dimana aku tak menganggapnya lebih, ada saat dia begitu ku anggap. Dari sikapnya yang seakan begitu dekat penuh dengan perhatian dan tanda Tanya???
Semenjak aku mulai memikirkannya, mengenang sikap dan chatnya di medsos setahun, sebulan dan sehari yang lalu. aku seakan berada di sekitarnya. Dimana kita tak penah merasa jauh,,,,
Lanjut,,,
Seperti biasa aku meninggalkan asrama dan melangkah ke kampus ditemani oleh april. Kami berjalan bersama memasuki kelas dan duduk bersebelahan lagi, tak ada kata bosan saat kita bersama. “kita teman, sahabat, saudara bahkan kita merasa seperti keluarga”. Itulah kami dengan sikap yang penuh dengan kekonyolan. Kita jalanin dengan penuh suka maupun duka bersama.
. putra??? “nada memanggil dari sisi,,, cewe yang penuh dengan agresif, cantik, dan pandai”.
. iya,,,”nada menjawab,,, dengan spontan”.
. kerja tugas bareng, ,,!!!kamu mau??? “sambil mendekat ke putra dan berusaha meyakinkan putra”.
. mmmm,,, “tiba-tiba mengarahkan pandangannya kearah ku dengan diam dan percaya diri,,, pandangannya yang begitu dingin dengan senyum”.
. put??? Mau ya.”nada manja”.
. oklah,,,”spontan menjawab,,, dan kembali bercerita dengan sisi”.
Ahhhhh,,,, rasanya senang ketika dia memandangku.
Semenjak ada sisi dan teman-teman yang lain, dia seakan jauh, kaku, dingin dan cuek di kelas. Aku heran,,, ada apa???
Sisi adalah teman dari kecilnya dulu sekaligus sepupu putra. Mereka dekat,,, dulu sisi tak sekampus  dengan aku dan putra. Tapi semenjak semester berganti sisi sekampus dengan ku. Sisi mempunyai teman yang bernama leli,,, “leli sosok yang begitu baik, pendiam, dengan style yang menurutku lumayan bagus”.
Lanjut,,,
Aku dan april segera keluar kelas dan menuju ke perpustakaan. Jika ada waktu luang, aku bersama april sering berada di perpus, kami baca buku sambil dengar music disana. Suasana paling damai,,, ya perpus J!!!!!...............
. fit,,, balik yuk???
. emang kenapa??? “sambil menatap april dengan muka bingung”
Putra lewat di hadapan kami,,, “spontan aku kaget, tatapan ku kearah april kini menuju ke arah putra sambil tersenyum”. “ahhh putra buat ku merasa terpesona,,, (ucapku dalam hati)”.
. mmmm,,, fit,,, fit,,, fitri? “nada agak keras,,, hingga mengagetkanku”.
. ya pril?”masih dengan muka bingung dengan senyum di sela-sela bibir”.
. kamu, masih bisa senyum ya fit?. Sementara aku yang sedari tadi memanggil mu dan mengajak mu balik. Malah kamu diamin gini?”nada risih dengan espresi manyun seraya wajah cewe yang lagi ngambek ke pasangannya”.
. hei,,, sorry. Jangan ngambek gitu dong. Ok… ayo balik “nada pelan sambil senyum dan berusaha membuat april tenang”.
. dasar kamu ya fit,,, kamu tuu kalau sedang ngeliatin putra. Sorot mata mu itu seola-ola hanya dia yang kamu liat, dia yang kamu inginkan. Padahal masih banyak cowo yang bisa kamu pandang dan jauh lebih baik dari putra yang bisa kamu milikin.”nada pelan dan berusaha menjelaskan”.
. iya april .”seraya berjalan sambil berbicara dan merangkul pundak april”.
. aku ingetin ya fit. Putra emang pintar, baik dan sopan. Hampir semua cewe naksir ke dia,,, dan asal kamu tau hampir semua cewe pun di PHP olehnya.”berbicara sambil memandangku dengan  espresi meyakinkan”.
. iya pril aku tau. Tapi,,, soal ngePHPin itu nggak benar. Soalnya selama aku dekat sama putra dulu. Putra pernah bilang kalau dia itu nggak ada maksud buat ngePHPin cewe-cewe yang kamu maksud.”memberi penjelasan yang panjang dan bermaksud agar april dapat mengerti”.
. trus apa dong??? Kalau bukan ngePHPin???”memandangku sambil melepaskan rangkulanku dari pundaknya”.
. ya nggak tau,,, abis dia malas bahas soal cewe gitu,,,”bicara dengan nada pelan dan bingung”.
. ok… ok …ok… semua terserah kamu ya fit, yang jelas aku sudah ingetin kamu sebagai teman yang dekat sama kamu.”tersenyum J”.
. iya makasih banyak temanku “nada manja dan berusaha memeluk april”.
. mmm,,, mulai lebay nih. “membalas pelukan sambil tersenyum”.
Kamipun melangkah beriringan sepanjang jalan hingga kami pun sampai di asrama.
---------------------Malam yang panjang,,, rrrrrrrrrzzzzzzzzzzzzzzrrrrrrrrrrrzzzzzzzzz------------
Pagipun menjelang,,,,
Kini aku telah berada di kelas. Tak seperti biasanya,,,
Aku kali ini sendirian,,, karena april lagi nggak masuk kampus. Dia sibuk dengan organisasinya diluar kampus…!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
. lel???”sapaan sisi ke leli yang berada tepat dihadapanku”.
. ya si. Ada apa???”menatap sisi sejenak dan kembali mengerjakan tugas”.
aku yang dari tadi memperhatikan mereka masih tetap mengamatinya dari tempat duduk ku.
. ke kantin yuk.!!! Kerja tugasnya, lanjut nanti saja…”membereskan buku leli”.
. mmm,,, iya deh. Tapi, ajakin putra juga”nada manja”.
. ok, tenang aja.”espresi penuh dengan percaya diri”.
Aku yang dari tadi belum ngeliat putra. Malah kepikiran dia,,, kenapa belum datang??? Kemana dia??? Apa telat bangun lagi??? Atau apa??? Segala pertanyaan muncul lagi di fikiran ku. Hingga akhirnya putra datang.
. Assalamualaikum…
Leli yang sedari tadi mencari putra, kini telah berbalik memandangi putra yang berjalan menuju tempat duduk yang biasa dia duduki.
aku tau,,, aku tak secantik, tak sepandai, dan tak sesopan leli,,, ya itulah aku!!!...
Kini putra telah duduk,,, dengan espresi dingin dan mencoba menemukan sesuatu. Dia sibuk memandangi setiap orang yang berada di kelas. Aku yang sedang sibuk dengan tulisan ku,,, nggak sempat memandangnya. Aku hanya mendengar suara dan langkah kakinya. Kuabaikan tatapan ku,,, agar aku tak tersorok olehnya…
. putra ??? “suara teman yang duduk disampingnya, malah mengagetkannya”.
. ya,,, “wajah tegang sambil menatap temannya”.
. santailah put,,, cari siapa kamu???”berusaha menemukan pandangan putra”.
. ahhh enggak.”memalingkan pandangannya dari teman hingga dia menemukan yang dia cari, dan dia memandangnya sekali-kali”.
Ku hentikan tulisaan ku,,, aku menatap ke arahnya. “ohhh tidak,,, dia memandangku”. Ku alihkan pandangan ku,,,”kaget, grogi, tubuh bergetar seola-ola ada yang runtuh dari atas sana”. Hahaha lebay J
. putra,,, kekantin yuk???”nada mengajak”.
. kantin???
. iya,,, ayolah, kita nggak Cuma berdua!!! Itu leli dari tadi nungguin kamu “sambil nunjuk dan memandang leli”.
Putra yang memandangku,,, sekarang telah mengalihkan pandanggannya kini memandang leli dan sisi. Merekapun beranjak dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan kelas ,,,
Masa bodoh dengan mereka,, ku sibukkan diriku ini dengan cara melanjutkan tulisan dan membaca cerpen di kelas sambil menunggu dosen…
Setelah dosen mengajar,,, aku langsung keluar kelas. Aku tak pedulikan mereka yang masih sibuk dengan beres-beres buku… BRUKK!!! Rasanya sakit,,, pundak ku serasa sengaja di dorong dari belakang. Aku jatuh dan kini telah berada di lantai,,,,
. kamu hati-hati dong kalau jalan, itu mata ada 2, kaki ada 2. Kok memandang kayak sebelah mata dan berjalan seakan mempunyai 1 kaki. “berbicara lantang dengan espresi wajah marah sambil berusaha berdiri”.
. iya,,, sorry nggak sengaja!!!”ucapan lembut dan sopan”.
Suara yang tak asing,,, suara yang selalu aku pengen dengar,,, suara yang telah lama aku rindukan. Kini aku mendengarnya. Ucapan SORRY yang dulunya sering aku dengar. Kini pertama kalinya aku dengar lagi. Apakah dia??? Akankah dia??? Aku beharap hanyalah dia…
ku pandang sosok yang berdiri di hadapan ku dan berusaha ingin membantu ku,,, dia putra,,,
. iya,,, nggak papalah “aku berdiri dan beranjak pergi dari hadapannya”.
Putra yang kebingungan dan merasa bersalah,,,, memperhatikan ku berdiri dan berjalan meninggalkan dia,,, matanya yang memandangku sejak tadi memperhatikan setiap langkah kakiku yang semakin jauh darinya… kini dia berbalik dan melangkah pergi…!!!
“aku merasa tidak enak kepadanya, aku yang marah dengan suara lantang pasti telah membuatnya kaget dan merasa bersalah. Aku bisa apa??? Aku panik,,, aku kaget,,, tak terasa air mataku menetes membasahi pipiku. Entahlah???....”. aku hanya bisa diam dan menyalahkan diri sendiri. Andaikan aku tak marah dan mengeluarkan kata-kata seperti itu,,, bodohnya aku!!!
Sekilas terbayang kenangan dulu,,,
Ketika putra melihat ku menangis,,, dia berusaha menenangkan perasaan ku. Aku yang memang mudah meneteskan air mata,,, malah nggak peduli apa yang dikatakan oleh putra. Rasanya sakit,,, sakit ketika apa yang kita harapkan malah berbalik menjadi sia-sia. Putra,,, yah!!! Dia cowo yang selama ini bisa menghiburku, dia mengerti aku. Ketika semua sedang bersorak dan tertawa di atas kesedihanku. Hanya dia cowo yang bisa paham atas rasaku… berbagi cerita, bercanda itu yang dia lakukan agar aku tersenyum dan merasa tenang…
Entah mengapa aku kefikiran putra!!!
Tuk…tuk…tuk… handpone ku berdiring. Seperti biasa ada message masuk ….
Aku yang dari tadi kepikiran putra,,, malah mengambil handpone dan kubuka message tersebut. “ohhhh,,, ternyata dari dia”. Ada rasa takut dan degdekan dalam diriku. Aku takut jika message itu malah berisikan teks yang membuat putra semakin jauh,,,  “ahhh,,, lupakan, kok Fikiranku malah aneh gini”.
Ku baca setiap kata yang muncul dalam messagenya itu dan kupahami…
Assalamualaikum fit ???
Sorry ya,,, soal tadi. Aku benar-benar tak sengajah dorong kamu
Sorry,,,sorry,,sorry,,,…
Kata-kata yang sama,,, kata yang selalu aku dengar dari mulutnya. Setiap dia merasa bersalah atau tidak dia selalu mengucapkan kata Sorry. Sorry fit. Sorry,,,sorry,,,sorry… bahkan dia mengucapkan itu sampai aku benar-benar bisa tenang.
Waalaikum salam…
Iya,,,
Nggak papa. Aku juga minta maaf soal lisan ku yang kasar.
Ku kirim message itu dengan penuh senyum di bibir ku. Aku berharap setelah ini dia bisa dekat lagi dengan ku, ku harap dia bisa seperti dulu lagi…
Pagipun menjelang… kini aku telah meninggalkan asrama dan menuju ke kampus.
Aku melihat putra yang duduk di depan kelas bersama temannya. Aku ingin menyapanya,, tapi entah kenapa ada rasa yang aneh. Seola-ola ada yang sedang bercerita tentang ku… kuputuskan masuk kelas dan melupakan soal itu…
Putra yang ku pandang. Kini tak memandangku,,, putra sibuk tertawa dan bercanda dengan temannya, tak sekalipun matanya ke arahku. “tumben dia nggak memandangku,,, ada apa??? Kenapa???”.
Aku merasa!!!keadaan ini tak sama lagi,,, tapi hati ini masih tetep sama,,,rasa yang ku miliki untuknya semakin bertambah…!!!
Seperti kalimat yang satu ini,,,
“Ketika waktu berjalan, hari berganti, musim berganti, tapi  mengapa hati ini tidak berganti??? Still the one and only…!!!”.
Akupun pulang dengan lesuh, serasa tidak ada energy dalam diriku,,, kakiku lunglai saat melangkah,,, entah apa yang aku rasakan!!! Aku hanya bisa terdiam, melamun,,, dan selalu merasa sendiri.
Semenjak april jarang masuk kelas karena kesibukan organisasi,,, aku tidak bisa curhat dengannya… aku SENDIRI !!!
Aku berfikir,,,Setiap aku berusaha berada di dekat putra, selalu ada mata yang memandang. Begitupun sebaliknya jika putra berada di dekatku.
Aku sempat marah dan tidak terima kondisi ini,,, aku seakan panah yang menusuk sesuatu dan membuatnya terluka…
Aku terdiam dan berfikir mengapa mereka risau, mengapa mereka ikut campur, mengapa???
Rasa ini aku yang rasa, aku yang menikmati, tetapi rasa ini membuat orang di sekitar kami bersorak dengan nada yang tak ku suka!!! Aku bingung,,, kacau,,, serasa ingin teriakkkk !!!!
“aku mengambil handpone ku dan ku kirim kan message ke putra”
. put??? “berharap segera di baca dan di balas”.
. iyaa… kenapa???
. ada yang perluh aku tanyakan. Boleh???”rasaku yang nggak sabar tuk mengungkapkan segala kekacauan dan kebingunan yang aku rasa”.
. iya,,, silakan???
…………….message ku yang begitu panjang………….
. oh soal itu,,, abaikan lah….”nada santai”.
Tapi tetep aku tak suka,,,
Semenjak hari itu,,,aku dan putra semakin jauh, sangat jauh, bahkan tak ada senyum dan sapaan lagi darinya.
Aku mungkin salah jika aku menyalahkan kita yang mempunyai rasa ini.
Aku dan kamu menjadi ragu untuk bisa seperti dulu lagi,
semua berubah dan kita menjadi kaku seperti baru mengenal.
Aku benci suasana ini,,,
bahkan sangat benci,,,
dan jika aku juga membenci rasa ini diciptakan untukmu,
apakah aku salah???
Ketika semuanya tak lagi sama,,, aku tetap menikmati hidup ku, ku jalani dengan penuh kebahagiaan. Walau keadaan ini tanpa ada kamu,,,
Setiap hari ku terdiam melihat mu dan sering kucuri pandang terhadap mu, kutatap dirimu yang sedang berbicara, tertawa bersama mereka, dan berharap kamu yang dulu dapat kembali lagi!!!
Ku ratapi atas apa yang aku rasakan,,, dan kuucapkan dalam hati…
“Ya Rabb,,,
Lindungi hatiku dari segala yang tiada halal bagiku…
Dan jangan biarkan aku mabuk selain mabuk cinta pada-Mu.
Ku serahkan segalanya atas kemauan-Mu. Ku ikuti alur yang telah engkau rangkai untuk ku…
Semua yang ku alami akan ku nikmati, kupelajari dan kupahami agar hati ini paham atas segala yang telah terjadi…
Sekali lagi ,,,Jarak kita semakin jauh,,, semester berlalu begitu cepat,,,
Pada akhirnya aku memutuskan untuk pindah dari kampus ini, menjauh dari kamu dan kehidupan mu… meninggalkan segala rasa yang pernah ada diantara kita. Agar aku dapat berfikir tak selamanya kita saling bersama tak selamanya kita sejalan,,, ada saat dimana kita harus saling melepaskan entah itu??? Dalam menggapai cita-cita atau bersanding dengan pasangan masing-masing…
Aku meninggal kan kampus,,, mengikuti arah dan kemauan orang tuaku, yang menyuruh ku pindah dan tinggal bersama saudara dari mama yang tinggal di kota bogor. Aku nurut atas apa yang kedua orang tua ku inginkan. Aku ingin melihat keduanya Bahagia. Salah satu taatnya aku padanya ialah mengikuti segala sesuatu yang beliau inginkan…
Pergi dari kehidupan yang telah ku rangkai begitu indah bersama kamu,,, kini segalanya kulupakan, ku tinggalkan,, aku pergi dengan niat untuk meraih apa yang masih tertunda dan tentang apa yang ingin ku wujudkan dimasa depan nanti. Bersama kamu aku bahagia… tapi ketika Kesuksesan kita raih,,, disitulah  Cinta yang berkelas datang dengan penuh kebahagiaan. Seperti kata pepatah,,,
“Sukses mengundang Cinta yang berKelas”.
Lanjut,,,
Aku percaya,,,
Akan adanya jodoh,,, jika kita telah dilukiskan bersama. Akan ada saatnya kita bersama walau jarak, prinsip, waktu yang membuat kita jauh,, aku tak perna peduli…
Aku Cuma bisa menunggu,,,
Penantianku. Akan ku rangkai dengan cara memperbaiki diri dengan sebaik-baiknya,,, mempersiapkan mental yang kuat untuk menghadapi begitu banyak rasa yang ada di depan sana,,,
Dan aku sangat percaya. Rencana yang ku buat dan ku susun rapi itu tak ada apa-apa dari rencana-Nya. Rencana yang begitu indah telah tersusun untuk semua makhluknya,,,
Insya Allah. semua akan indah pada waktunya…

                                                            TAMAT…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cinta masa itu

AKU, KAMU, DAN KITA Aku… Aku Fitry hadir dari keluarga yang sederhana, penuh dengan kasih sayang dan kebahagiaan. Ada 2 sosok yang p...